kumpulan puisi
Bahasa Jiwa adalah sebuah acara bertemakan puisi yang disiarkan Live On Air Setiap selasa pukul 20.00 di Radio Swara Unib FM 99,2 MHz | Anda bisa menyimak acara ini di 99,2 MHz Bengkulu atau streaming pada blog ini atau Situs Swara Unib FM. Puisi yang terpilih juga akan di postingkan pada blog ini. Anda yang ingin bergabung bisa menulis puisinya disini Kirimkan Puisi Bahasa Jiwa(klik) dengan Format Topik: Puisi - Judul Puisi.

Air Matamu

| Posted in , | Posted on 21:23

0


di malam itu ku sentuh hatimu dg cintaku
kau slalu setia padaku
meski aku telah bersamanya
kejujuran tlah ku ungkap dan ku ucap untukmu


Rembulu Ilalang di Pagi itu

| Posted in , | Posted on 21:21

0


Embun penyegar di pagi itu
Terhempas angin melewati celah hati
Terasa segar bagai api unggun
Begitu indah bagai tempat sampah

Akankah Kau Kumiliki Selamanya

| Posted in | Posted on 21:20

0


kemana kan ku langkahkan kaki
saat rindu menjamu hati
kau ada saat ku butuh cinta
dan kau mampu beri sayang lebih dari dia

Rasa Ini Takkan Pernah Mati

| Posted in , | Posted on 21:15

0


Hati yang pernah singgah
Rasa cinta yang dulu pernah ada
Mungkin takkan bisa hilang
Hingga terkubur jauh direlung jiwa

Kepedihan

| Posted in , | Posted on 21:14

0


Dimana arti sebuah kesetiaanmu
Janjimu yang pernah kau ucap dulu
Sungguh ku tak menyangka
Kau hianati diriku

Di Penghujung Ramadhan

| Posted in , | Posted on 21:11

0


Kala kerinduan belumlah usai
Kala penghayatan dalam doa belumlah sempurna
Menapaki lajunya perjalanan yang tiada henti
Menyusuri lorong yang penuh liku menghadang

Aku Akan Pergi

| Posted in , | Posted on 11:15

0


Berdesir sayup gemercik air
Mengayun perlahan melangkah angin
Terhadang tembok yang selalu berakhir
Keropos lembut merah membata

Sekedar Menemani Dalam Kata

| Posted in , | Posted on 11:10

0


Hadirlah kau seindah cinta
Diluar jendela pun tak apa
: saat begitu riuhnya pesona syahwat memedihkan mata,
Demi huruf-huruf yang berdansa
Melingkari sebuah rangkaian makna

Kemerdekaan

| Posted in , , | Posted on 11:04

0


Terkenang merdeka kala lalu
Penindasan angkara murka Eropa terbaru
Negeri terbakar kemerdekaan sejati
Dalam lingkar kehidupan kerakyatan

Mencari Ketulusan Hatimu

| Posted in | Posted on 10:57

0


Berkelana Kemana jiwaku terhantar
Tatkala seucap Cinta telah ku lontar..
Aku jalani dan terus aku jalani
Meski keraguan hati menggebu,
Laksana ombak deras yang menghempas...

"Top Puisi Bahasa Jiwa"